Senin, 02 Juli 2012

perkembangan psikologi dari jaman ke jaman


Ilmu psikologi adalah salah satu ilmu kuno yang ada sejak 400 taun yang lalu. Itu pun juga kata orang kafir sekitar segituan. Padahal dari mulai dari jaman manusia ada yaitu zaman nabi Adam as, ilmu ini sudah hadir walalupun belum dipatenkan. Seperti pada saat beliau mengakui atas dosa yang dibuatnya. Dalam bahasa inggeris itu disebut interst (maaf kalo kurang tepat). Nah orang kafir bilang dari taun segituan, tokohnya itu tokoh filsafat seperti  plato , aristoteles dan sebagainya. Yang pada saat itu juga ilmu psikolog belum menjadi ilmu yang berdiri sendiri.
Menurut yang diceritakan oleh orang barat itu, menurut  plato ada tiga hokum mengenai psikologi;
1.      Logisticon (filosofis)                                        pikiran (pada pusat kepala)
2.      Thumenicon (Prajurit)                                  kehendak (pada dalam dada)
3.      Abdomen (buruh)                                        nafsu (pada dalam perut)
Sedangkan menurut Aristoteles yang tidak lain adalah murid plato menyatakan jiwa itu mempunyai dua unsure. Pertama, kemampuan mengenal yaitu kemampuan manusia untuk bias mengetahui siapa dan apa yang dilihat olehnya. Kedua, kemampuan berkehendak yaitu keterusan dari tahap sebelumnya. Pada saat ia melakukan pengenalan dan sudah kenal, maka ia akan menindak lanjuti kenalan tersebut.
Lalu beranjak ke masa renaissance, yaitu zaman dimana lampu sudah ada. Pada saat zaman penerangan, karena lampu itu. Akan tetapi, orang islam pada saat itu mengalami kemunduran akibat kekalahannya di turki (mohon dibenarkan jika salah). Oh ya pada saat itu juga buku-buku literature-literatur  keilmuan di bakar dan dicuri. Sehingga ilmu-ilmu yang sekarang seolah-olah berasal dari barat. Nieh ada empat tokoh sosiolog (sosiolog juga sangat berhubungan dengan psikologi) barat (yang di banggakan orang barat yang seolah-olah merekalah penemunya) .
1.      Francis Bacon, metode observasi
2.      Renedescartes, gelemen Emosi : cinta, benci, kagum
3.      Jhon Locke, Pengaruh pengalaman
4.      Weberd & Fechner, Proses pengindraan
Padahal kemajuan islam pada jaman keemasannya lebih maju dari pada barat pada saat itu. Ilmu psikologi disana disebut ilmu nafs (tolongf benerin mun salah). Tokohnya mulai dari Ibnu Sina, ibn rusd, imam Ghozali dan masih banyak lagi  
Lanjut kemasa selanjutnya  yaitu masa modern. Pada tahun 1875 pada saat aku entah masih dimana, seorang psikolog bernama Wilhelm windit dari jerman membangun laboratorium psikologi pertama (kata orang barat mah ia yang pertama) di Universitas Leipzeig, jerman. Pada saat itu belum diresmikan. Diresmikannya pada tahun 1886. Maka terpisahlah ilmu psikologi dengan ilmu filsafat yang biasa disebut gajah bunting.
Terakhir pada saat pertama masuk Indonesia, psikologi itu dicetuskan olehorang Indonesia yang gak tau darimananya bernama Prof.Dr.Imam Santoso pada tahun 1953 ia mendirikan lab. Psikologi pertama dan diresmikannya ilmu psikologi di Indonesia pada tahun 1960 15 taun dari kemerdekaan. Eh bukan dari pembacaan proklamasi
Dan sekarang seorang perempuan lulusan psikologi mesir yang bernama Zakiah Drajat  ia mencetuskan agar diadakannya atau diresmikan (bahasa aku) anak dari psikologi yaitu psikologi islam. Jangan hanya pendidikan saja. Psikologi pun mesti

1 komentar: