Kamis, 05 Juli 2012

mari bershaum ria :D


MEYAMBUT BULAN RAMADHAN
I.Masalah yang Berkaitan Dengan Bulan Sya’ban
A.Memperbanyak Saum Sya’ban
أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا حَدَّثَتْهُ قَالَتْ لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ وَكَانَ يَقُولُ خُذُوا مِنْ الْعَمَلِ مَا تُطِيقُونَ فَإِنَّ اللَّهَ لَا يَمَلُّ حَتَّى تَمَلُّوا وَأَحَبُّ الصَّلَاةِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا دُووِمَ عَلَيْهِ وَإِنْ قَلَّتْ وَكَانَ إِذَا صَلَّى صَلَاةً دَاوَمَ عَلَيْهَا
Dari Aisyah,”Nabi tidak pernah shaum sunat pada bulan apapun sebanyak di bulan sya’ban , Beliau shaum sya’ban sebulan penuh, beliau berkata , “ Beramallah sesuai dengan kemampuanmu, karena Allah SWT tidak akan  bosan  sampai kalia bosan, shalat yang paling  dicintai  oleh Nabi adalah yang didawamkan sekalipun sedikit, keadaan belian apabila mengerjakan suatu shalat ia selalu mendawamkan.(HR Bukhari)

وعن عَائِشَةَ تَقُولُ كَانَ أَحَبَّ الشُّهُورِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَصُومَهُ شَعْبَانُ بَلْ كَانَ يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ
Dari Aisyah Ra. “Bulan yang paling disukai Rasulllah untuk shaum adalah bulan sya’ban kemudian dilanjutkan dengan bulan ramadhan.(HR Abu Daud Dinilai shahhih oleh Albâni)
عن أم سلمة قالت : ما رأيت رسول الله صلى الله عليه و سلم صام شهرا تاما إلا شعبان فإنه كان يصله برمضان ليكونا شهرين متتابعين قال حسين سليم أسد : إسناده صحيح

Dari Ummu Salamah Ra : “Aku belum pernah melihat Rasulullah Saw shaum (sunat) selama satu bulan penuh kecuali bulan sya’ban, sesungguhnya ia menyambungkannya dengan ramadhan agar menjadi dua bulan berturut-turut.Husen Salim Asad berkata : Sanadnya shahih. Sunan Darimi II: 29 No.1739

B.Hikmah Memperbanyak shaum di bulan Sya’ban

عن أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنْ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ قَالَ ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
 Dari Utsamah Bin Zaid Ra, “Wahai rasulullah Aku belum pernah melihat engkau melaksanakan shaum sunnat pada bulan apapun  sebagaimana engkau lakukan pada bulan sya’ban? Rasulullah Saw menjawab : “Bulan syaban adalah bulan saat orang-orang lalai, yaitu antara Rajab dan Ramadhan.Bulan sya’ban adalah saat diankat amal-amal kepada Allah SWT, maka ingin sekali amalku diangkat sedang aku dalam keadaan shaum.(HR Nasai, dinilai sebagai hadits hasan oleh Albâni)
II.Menyambut Bulan Ramadhan
A.Gembira dengan Datangnya Bulan Ramadhan
Allah Swt memerintahkan kepada kita supaya hanya bergembira apabila mendapatkan fadilah dan rahmat Allah SWT, sebagaimana firmannya dalam surat Yunus ayat 58
ö@è% È@ôÒxÿÎ/ «!$# ¾ÏmÏFuH÷qtÎ/ur y7Ï9ºxÎ7sù (#qãmtøÿuù=sù uqèd ׎öyz $£JÏiB tbqãèyJøgs ÇÎÑÈ  
 Katakanlah: "Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan".
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan fadhilah dan rahmat Allah Swt, maka selayaknya umat islam bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan.
Keutamaan-keutamaan Bulan Ramadhan
1.Dibebaskan Dari Api Neraka

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ صُفِّدَتْ الشَّيَاطِينُ وَمَرَدَةُ الْجِنِّ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ فَلَمْ يُفْتَحْ مِنْهَا بَابٌ وَفُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَلَمْ يُغْلَقْ مِنْهَا بَابٌ وَيُنَادِي مُنَادٍ يَا بَاغِيَ الْخَيْرِ أَقْبِلْ وَيَا بَاغِيَ الشَّرِّ أَقْصِرْ وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنْ النَّارِ وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَةٍ
Dari Abu Huraerah Ra, Rasulullah Saw bersabda : “Apabila masuk malam pertama bulan ramadhan setan-setan dirantai demikian pulan para jin yang sangat jahat.Dikunci pintu-pintu neraka tidak ada satupun pintu neraka yang dibuka.Dibukakan pintu-pintu syurga tidak ada satu pun pintu syurga yang dikunci.Dan berserulah seorang penyeru (malaikat rahmat), “Wahai yang ingin melakuka kebaikan segeralah berbuat kebaikan!,Wahai yang ingin berbuat jahat, tahanlah!Dan Allah Swt memiliki beberapa orang yang akan diselamatkan dari api neraka dan itu terjadi pada setiap malam.HR Tirmidzi
وعن أبي أمامة رضي الله عنه، عن النبي - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - قال: "لله عند كل فطر عتقاء"
Dari Abi Umamah Ra, Rasulullah bersabda: “Allah Swt memiliki beberapa orang yang akan dibebaskan dari neraka setiap kali waktu berbuka puasa.(HR Ahmad, Thabrani, Baihaqi, dinilai shahih oleh Albâni dalam shahih targhib wa tarhib  No 991)
2.Diampuni Dosa-Dosa
عن جابر بن سمرة رضي الله عنه قال، قال رسول الله - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - : "أتاني جبريل، فقال:…. يا محمد، من أدرك شهر رمضان فمات ولم يغفر له فأدخل النار فأبعده الله، قل آمين، فقلت: آمين، …..
Dari Jabir Bin Samurah Ra, Rasulullah Saw bersabda : “ Telah datang kepadaku Jibril ia berkata: ….Wahai Muhammad, ‘Barangsiapa yang mendapatkan bulan ramadhan lalu ia mati dan tidak diampuni dosanya lalu dimasukan ke neraka, semoga Allah menjauhkan orang itu (dari rahmat), katakanlah:Amin, aku berkata Amin (HR Thabrani, Ibnu Hibban dinilai shahih oleh Albâni dalam shahih al-jami no.75)
Al-Asqar menjelaskan :
"والغفران مشروط بشرطين: الإيمان والاحتساب، وهما مدار الفرق بين العادة والعبادة فبدونهما يكون الصوم إرثاً وتقليداً قلّما يدفع صاحبه إلى الخير وينهاه عن الشر"
”Ampunan itu bisa diraih dengan dua syarat yaitu iman dan ihtisab, keduanya adalah yang membedakan  antara adat dan ibadah, tanpa keduanya shaum hanya warisan dan ikut-ikutan saja, jarang sekali  dapat  mendorong kepada yang mengerjakannya  untuk berbuat baik  dan menahannya untuk berbuat jelek ( Al-Shaum Fi Dhaul Kitab wa- Sunnah hlm 14)
وقال - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - : "من صام رمضان إيماناً واحتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه"

Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang shaum ramadhan karena iman dan penuh harap (kepada Allah SWT) akan diampuni dosa-dosa yang terdahulu.(HR Bukhari)
وعن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - قال: "من قام ليلة القدر إيماناً واحتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه" (6) ، "وما تأخر".
Dari Abu Huraerah Ra, Rasulullah Saw bersabda : “Barangsiapa yang shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan penuh harap (kepada Allah SWT) akan diampuni dosa-dosa yang terdahulu dan dosa-dosa yang terakhir.(HR Bukhari, Muslim, Abu daud, Nasai, Ibnu Majah)
قال الخطابي: "(إيماناً واحتساباً) أي نية وعزيمة، وهو أن يصومه على التصديق والرغبة في ثوابه، طيبة به نفسه غير كاره له، ولا مستثقل لأيامه لكن يغتنم طول أيامه لعظم الثواب".
Al-Khathabi menjelaskan : (imanan wa ihtisaban)- yaitu niat dan tekad- maksudnya melaksanakan shaum dengan landasan tashdîq dan berharap kepada ganjarannya, dari hati yang bersih tanpa ada keterpaksaan, tidak menganggap berat waktu pelaksanaannya namun ia benar-benar memanfaatkan kesempatan untuk meraih pahala yang besar.
3.Dilipat Gandakan ganjaran

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
Dari Abu Huraerah Ra, Rasulullah Saw bersabda :”Setiap amal Ibnu Adam dilipa tgandakan, satu kebaikan menjadi 10 kali lipat sampai 700 kali lipat.Allah berfirman kecuali shaum. Sesungguhnya shaum adalah miliku dan akulah yang akan membalasnya,(karena)Ibnu Adam meninggalkan syahwat dan makanannya karena Aku.Bagi orang yang shaum akan mendapatkan dua kebahagiaan; kebahagian saat berbuka dan kebahagian saat berjumpa dengan Tuhannya.Dan sunguh  bau mulutnya lebih wangi di sisi Allah  dibandingkan dengan wanginya miyak kesturi.HR Muslim No. 1945
4.Masuk Syurga Melalui Pintu Al-Rayyân
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ : مَنْ أَنْفَقَ زَوْجَيْنِ فِي سَبِيلِ اللهِ نُودِيَ مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ يَا عَبْدَ اللهِ هَذَا خَيْرٌ فَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصَّلاَةِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الصَّلاَةِ ، وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجِهَادِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الْجِهَادِ ، وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصِّيَامِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الرَّيَّانِ ، وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصَّدَقَةِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الصَّدَقَةِ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي يَا رَسُولَ اللهِ مَا عَلَى مَنْ دُعِيَ مِنْ تِلْكَ الأَبْوَابِ مِنْ ضَرُورَةٍ فَهَلْ يُدْعَى أَحَدٌ مِنْ تِلْكَ الأَبْوَابِ كُلِّهَا قَالَ نَعَمْ وَأَرْجُو أَنْ تَكُونَ مِنْهُمْ.
Dari Abu Huraerah Ra, Rasulullah Saw bersabda : “Barangsiapa yang menginfakan 2 jenis harta di jalan Allah, ia akan dipanggil dari pintu-pintu syurga.(malaikat penjaga pintu-pintu syurga itu berkata:)”Wahai hamba Allah!,(lewat melalui pintu) ini baik bagimu!.Barangsiapa yang termasuk ahli shalat akan dipanggil dari pintu shalat; barangsiapa termasuk ahli jihad akan dipanggil dari pintu jihad; barangsiapa termasuk ahli shaum akan dipanggil dari Bab Al-Rayân, barangsiapa yang ahli sedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.Abu Bakar berkata : “Wahai Rasulullah!,adakah orang yang dipanggil dari semua pintu?Rasulullah menjawab, Ya, aku berharap engkau termasuk salah seorang dari antara mereka.(HR Bukhari).

5.Shaum  Adalah Benteng Dari Perbuatan Maksiat
وقال - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - : "الصيام جنة، وإذا كان أحدكم صائماً فلا يرفث  ، ولا يجهل، وإن امرؤ قاتله أو شاتمه فليقل: إني صائم، إني صائم،
Rasulullah Saw bersabda: “ Shaum adalah perisai.Apabila seseorang sedang shaum maka janganlah berkata kotor dan bertindak bodoh.Jika seseorang mengajak bertengkar atau mencaci maki maka katakanlah!, Aku sedang shaum 2 kali.(HR Bukhari)

6.Shaum  Adalah Benteng Dari Api Neraka
قال رسول الله - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - : "الصوم جُنَّة من عذاب الله"و في رواية  : "الصيام جُنَّة من النار، كجنة أحدكم من القتال"
Shaum adalah perisai dari siksa Allah.(HR Ahmad, Nasai dan Ibnu Mâjah dinilai shahih oleh AlBâni Dalam riwayat lain “Shaum adalah perisai dari neraka, sebagaimana perisai yang digunakan oleh salah seorang di antara kamu dalam peperangan.(HR Ahmad Nasai)
وقال - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - : "الصيام جُنَّة وحصن حصين من النار"
Shaum adalah benteng yang kokoh, yang penghalangi dari api neraka.(HR Ahmad, dinilai Hasan oleh Al-‘Affâni)
Al-Imam Manawi menjelaskan, “Shaum adalah perisai dari siksa Allah SWT.Neraka tidak memiliki jalan untuk membakarnya sebagaimana api neraka tidak memiliki jalan untuk membakar semua anggota wudhu.Karena, shaum ibadah badaniyah yang menyelimuti seluruh tubuh, maka shaum akan menjadi perisai bagi sekujur tubuh  dari api neraka, karena rahmat Allah SWT.

قال - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - : "من صام يوماً في سبيل الله بَعَد الله وجهه عن النار سبعين خريفاً"
Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang shaum satu hari di jalan Allah SWT, Allah SWT akan menjauhkan wajahnya dari api neraka (dengan jarak ) 70 tahun.(HR Bukhari dan Muslim) .
7.Penyebab Husnul Khatimah
وعن حذيفة رضي الله عنه قال: النبي - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -: "من قال لا إله إلا الله خُتم له بها دخل الجنة، ومن صام يوماً ابتغاء وجه الله خُتم له بها دخل الجنة، ومن تصدّق بصدقة ابتغاء وجه الله ختم له بها دخل الجنة"
Dari Hudzaifah Ra, Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang mengatakan lailaha illallah kemudian hidupnya ditutup dengan kalimat itu ia akan masuk syurga;barangsiapa yang shaum satu hari dengan mengharap ridha Allah SWT,kemudian hidupnya diakhiri dengan amal itu, maka ia akan masuk syurga.Barangsiapa yang sedekah, kemduian hidupnya diakhiri dengan amal itu, ia akan masuk syurga.
8.Shaum Pemberi Syafaat Di Hari Kiyamat

عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما أن رسول الله - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - قال:"الصيام والقرآن يشفعان للعبد يوم القيامة، يقول الصيام: أي ربي إني منعته الطعام والشهوة، فشفعني فيه، ويقول القرآن: رب منعته النوم بالليل، فشفعني فيه، قال: فُيشَفَّعَان"
Dari Abdullah Bin Amr Ra, Rasulullah Saw bersabda: “Shaum dan Al-Quran akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat.Shaum berkata: “Wahai Tuhanku!, Aku tekah menghalanginya makanan dan shahwat, kabulkanlah syafaatku (agar ia masuk syurga)!.Al-Quran berkata :”Wahai Tuhanku!, Aku telah menghalanginya tidur di waktu malam, kabulkanlah syafaatku (agar ia masuk syurga)!.Maka permohonan keduanya dikabulkan.( Shahih, HR Ahmad)
9.Doanya Orang Yang Shaum Akan Dikabulkan
ال رسول الله - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - : "ثلاث دعوات مستجابات: دعوة الصائم، ودعوة المظلوم، ودعوة المسافر".

Rasulullah Saw bersabda: “Ada tiga doa yang akan dikabulkan; doanya orang yang sedang shaum, doanya orang yang teraniaya, dan doanya seorang musafir (HR Baihaqi, dinilai shahih oleh Albâni)
B. Menyiapkan Ilmu
¨ Ilmu adalah penentu sah dan tidaknya suatu amal, juga penentu baik dan tidaknya kwalitas amal
¨ Ilmu yang mesti disiapkan adalah semua yang berkaitan dengan shaum, diantaranya ayat-ayat dan hadits-hadits tentang shaum, Fiqh Shaum,  demikian pula fatwa-fatwa ulama seputar masalah ibadah shaum
¨ Demikianpula harus membaca buku-buku tentang Fadhail Amal Shalih (Keutamaan amal-amal shalih), agar bulan ramadhan penuh dengan amal shalih.Diantara kegunaan mengetahui fadhail amal adalah, 1. Menambah semangat dalam beramal, 2. Timbul raja (pengharapan), 3. Memperbagus amal
C. Menentukan Tujuan Yang Jelas
¨ Tujuan yang jelas akan membuat langkah-langkah lebih terarah, dan akan mudah untuk melakukan evaluasi
¨ Ada dua tujuan, Tujuan Duniawi dan ukhrawi
¨ Tujuan duniawi diperbolehkan selama sesuai dengan kemampuan dan tidak mengganggu kekhusuan ibadah ramadhan
¨ Tujuan Akhirat; Dihapusnya dosa, Meraih ganjaran yang sebesar-besarnya, Terjadi perubahan pada akhlaq
¨ Setiap akan melakukan sesuatu di bulan ramdhan hendaklah bertanya, apakah sudah sesui dengan  tujuan yang sudah ditetapkan?
D. Membuat  Rencana Agenda Amal Shalih di Ramadhan
¨ Banyak sekali amal-amal yang dapat menghapus dosa dan meraih ganjaran, buku-buku tentang hal itu sangat banyak.
¨ Perbanyaklah niat amal shalih pada bulan ramdhan,jangan miskin niat, niat sendiri sudah jadi ganjaran
¨ Membaca Al-Quran,Itikaf,Umrah,Shadaqah, Memberi buka/ifthar
E.Mulai memperbanyak amal shalih
¨ Mulai memperbanyak amal shalih di bulan sya’ban bertujuan  agar pada bulan ramadhan sudah  terbiasa
¨ Diantara amal shalih yang paling disukai nabi adalah shaum sya’ban
¨ Sebagian ulama  menamakan bulan sya’ban sebagai syahr al-qura (bulan bagi para pembaca al-Quran)

Oleh : HUSEN ZAENAL MUTTAQIN  LC. M.Pd.I
Ketua Jurusan Tafsir Hadits STAIPI Garut
Mudir Ma’had ‘Ali Baeturrahman
PD Persis Garut



Tidak ada komentar:

Posting Komentar