Sabtu, 21 Juli 2012

memilih hidup

namanya juga hidup. ada senengnya ada ruwetnya. ya semua bercampur aduk laah. orang bilang dunia ini sebesar daun kelor , ada yang bilang dunia ini gak sebesar daun kelor, tapi gak ada yang bilang dunia ini kaya kolor atau dunia ini kaya telor. tapi, misalkan ada yang bilang gitu gak mungkin juga kan dunia ini bentuknya segitiga atau telur mata sapi?
ya hidup memang banyak pilihan. berabagai macam pilihan ditawarkan, mulai dari telepon 3 hari 3 malam geratis, kuat tahan godaan, sampai ada yang membebaskan selama setahun. coba bisa kita renungi berbagai macam pilihan hidup yang sangat menggoda. tapi, di satu sisi, kita juga harus berpinar-prnai (aku gak tau itu bahasa apa) sebaik- baik tawaran itu ada bayarannya, mualai dari materi ataupun non materi.
nah dalam kehidupan ini juga ada pilihan yang sangaty sekali orang pilibh setiap hari. pilihan antara senang dan tidak senang. teringat akan perkataan mang pidi baiq :" kesenangan itu kita yang buat". dan juga perkataan aidh al-qarny " jangan menuggu bahagia untuk tersenyum tapi tersenyumlah untuk bahagia." (kalo salah ingetin ya). nah maka dari itu, pilihan itu penting tapi utamakan bahwa kita itu lebih penting. dalam artian  bahwa hidup kita sekarang dan nanti harus dibuat agar merenah. dunia dan akherat. so, mari kita memilih. memilih dengan hati pikiran, dan menyesuaikan dengan syurga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar